apa

Posted by : Stevi Lewaherilla Selasa, 24 Maret 2026

Kronologis Dugaan Kasus Kekerasan Seksual dan Kekerasan fisik di Desa Gosoma Remaja Pusat Pengembangan Anak Siloam Gosoma.

Dugaan kasus kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang dialami oleh seorang anak usia remaja Pusat Pengembangan Anak (PPA) Siloam Gosoma ID0301 yang berinisial (AE) dilaporkan terjadi pada 29 Maret 2025 di Desa Gosoma. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang terduga pelaku berinisial (RP) seorang remaja berusia 15 Tahun yang berdomilisi di Desa Gosoma Tobelo. Kabupaten Halmahera Utara.

Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung pada hari Sabtu 29 Maret 2025 pada pukul 14.00 WIT hingga sekitar 02.00 WIT hari Minggu yang dimana pelaku membawah korban dari Gedung Olahraga (GOR) di desa MKCM ke rumahnya dan menyekap korban selama 12 jam. Setelah peristiwa tersebut, korban kemudian ditemukan oleh pihak keluarga di rumah tetangga dari pelaku yang berjarak ± 100 meter dan tidak lain masih ada ikatan keluarga dengan pelaku korban ditemukan dalam kondisi mengalami trauma yang diduga akibat kekerasan fisik maupun seksual.

Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian bagi keluarga korban untuk dilaporkan kepada pihak berwenang agar diproses secara hukum dan diminta untuk divisum ke Rumah sakit Umum daerah Tobelo. Penanganan kasus tersebut berada di bawah kewenangan Kepolisian Resor Halmahera Utara.

Namun hingga 24 Maret 2026, atau hampir satu tahun sejak peristiwa ini terjadi, terduga pelaku RP diketahui belum ditangkap maupun diproses secara hukum lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu kendala dalam penanganan perkara ini adalah terjadinya pergantian penyidik sebanyak dua kali di lingkungan kepolisian yang menangani kasus tersebut sehingga proses penyidikan harus diulangi lagi agar menjadi dasar dalam penetapan tersangka.

Pergantian penyidik ini disebut berdampak pada kelanjutan proses penyelidikan, sehingga penanganan kasus belum berjalan sebagaimana yang diharapkan oleh pihak keluarga korban. Hingga saat ini, keluarga korban dan sejumlah pihak masih berharap agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti secara serius dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik karena dinilai penting untuk memberikan keadilan bagi korban serta memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan berkelanjutan dibumi Hibualamo.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © PPA CLUSTER HALUT - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -